Wednesday, 25 January 2017

Jelajahi Eksotisnya Sumatra Barat





Judul                : Don’t Stop Exploring West Sumatra
Penulis              : Fisra Afriyanti
Penerbit            : Elex Media Komputindo, 2016
Tebal                : 304 halaman

Pertama kali lihat kalender setiap pergantian tahun, apa yang kamu cari? Let me guess. Pasti pada nyari tanggal merah alias hari libur, kan? Ayo ngaku! Karena saya juga begitu. Hehehe. Setiap ada long weekend ini hati kayaknya bahagiaaa banget. Buru-buru deh nyusun rencana liburan.

Siapa sih yang gak suka liburan? Heem, semua orang sepertinya sangat menggemari kegiatan yang satu ini. dengan kemudahan yang ada saat ini, kita dapat melakukan perjalanan liburan sesuai dengan keinginan. Informasi tentang travelling dapat diakses dengan mudah dan cepat melalui ponsel pintar yang sudah menjadi benda sejuta umat. Selain internet, kita juga bisa mendapatkan informasi seputar travelling melalui buku.


Saat ini sudah banyak tersedia buku-buku tentang travelling. Baik dalam negeri maupun luar negeri. Tidak sedikit dari mereka yang hobi jalan-jalan mengabadikan momen liburannya ke dalam sebuah tulisan yang nantinya akan menjadi buku panduan perjalanan. Salah satu penulis buku perjalanan adalah Fisra Afriyanti dengan bukunya yang berjudul Don’t Stop Exploring West Sumatra. Fisra yang berasal dari Solok, Sumatra Barat, merekam jejak perjalanannya mengelilingi Sumatra Barat dengan lengkap.

Don’t Stop Exploring West Sumatra mengulas tempat-tempat wisata di Sumatra Barat. Mulai dari Bukittinggi, Solok, Padang dan masih banyak kota lainnya. Bagi yang belum pernah datang ke Sumbar, buku ini cocok menjadi rujukan sebagai teman perjalanan. Di dalamnya dibahas secara detil informasi mengenai tempat wisata di Sumbar.

Selain tempat wisata, penulis juga melengkapi tulisannya dengan berbagai jenis kuliner khas Sumatra Barat, sejarah singkat lokasi wisata, informasi penginapan, transportasi, dan keunikan dari kota-kota yang dikunjungi. Banyak spot menarik yang membuat saya penasaran ingin mengunjunginya. Sebut saja Panorama Bukittinggi, Ngarai Sianok, Jam Gadang, Batu Sangkar, dan masih banyak lagi. Informasi seputar museum juga disajikan dengan lengkap, mulai dari hari dan jam buka museum, harga tiket masuk untuk anak dan dewasa, hingga nomor telpon petugas yang bisa dihubungi.

Satu lokasi yang sangat ingin saya kunjungi adalah Rumah Puisi Taufiq Ismail di Padang Panjang. Di sana terdapat ribuan koleksi buku sastra yang bisa dibaca oleh pengunjung. Selain itu, dindingnya yang terbuat dari kaca membuat kegiatan membaca menjadi semakin terasa eksotis. Kita juga bisa belajar menulis sastra di sini. Bayangkan, menulis dalam suasana tenang, sejuk serta disuguhi oleh keindahan alam yang tersaji di hadapan, saya yakin inspirasi terus mengalir tanpa henti.

Membaca buku ini, tidak hanya menambah informasi seputar wisata, tapi juga menambah pengetahuan saya tentang tokoh-tokoh nasional yang berasal dari Sumatra Barat. Prof. Muhammad Yamin, Tan Malaka, Bung Hatta, Buya Hamka adalah beberapa tokoh yang menginspirasi banyak orang di Indonesia.

Dalam melakukan perjalanan, satu hal yang sangat penting adalah transportasi. Di buku ini juga dilengkapi dengan petunjuk transportasi yang bisa digunakan untuk keliling Sumatra Barat. Transportasi umum yang bisa digunakan adalah angkutan kota atau angkot, ojek, kita juga bisa sewa mobil atau travel. Biaya transportasi angkot dan ojek tidak akan membuat  kontong tipis alias murah meriah. Selain naik angkot atau ojek, untuk lokasi yang jaraknya tidak terlalu jauh, dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Hal ini sangat bagus dilakukan bagi kamu yang jarang berolah raga :D

Buku ini sangat cocok menjadi pegangan untuk kamu yang ingin bertualang menjelajahi Sumatra barat. Buku mungil dengan 304 halaman tidak akan menambah beban kopermu, karena walaupun  tebal, buku ini cukup ringan. Ditulis dengan gaya bahasa bercerita, santai layaknya percakapan sehari-hari.

Namun, buku ini tak luput dari kekurangan. Saya menemukan masih adanya kesalahan ketik yang tidak sedikit. Sebagai saran, jika buku ini mengalami cetak ulang (aamiin), sebaiknya editor mengcek kembali kata-kata yang salah ketik tersebut. Juga informasi penginapan yang tidak disertai rate harga, jadi pembaca tidak bisa memperkirakan budget untuk penginapan. Tapi jangan khawatir, kamu bisa menelpon penginapan yang diinginkan, karena nomor telpon dan alamat penginapan sudah tertera di sini. 

Selamat merencanakan liburan dan selamat menjelajahi Sumatra Barat ^_^
        

No comments:

Post a Comment

Menghidupkan Kembali Rasa Kemanusiaan Yang Mati

Judul                : Sepotong Roti di Langit Tragedi Penulis              : Nia Hanie Zen, dkk. Penerbit            : Iluvia ...