Monday 2 December 2019

Tuntunan Bagi Muslimah Dalam Meningkatkan Kualitas Diri


Judul : The Great Muslimah
Penulis : Hanny Dewanti & Penulis Muslimah
Penerbit  : Penerbit Ikon
Cetakan  : I, Juli 2019
Tebal : 223 halaman

Menjadi seorang muslimah tidaklah mudah. Ia harus menjadi contoh atau teladan bagi wanita lainnya. Kebanyakan orang menilai bahwa seorang muslimah sudah pasti berakhlak baik, sudah pasti sempurna. Padahal menjadi muslimah adalah proses belajar, belajar untuk lebih dekat kepada Sang Pencipta, belajar menjaga perilaku, belajar menjaga ucapan, belajar menjaga pergaulan dan lain sebagainya. Dan dalam proses belajar itu selalu ditemukan kendala atau permasalahan yang cukup rumit. 


Untuk menghadapi berbagai permasalahan yang ada, seorang muslimah membutuhkan petunjuk atau referensi agar sesuai dengan jalan yang Allah ridhoi. Selain tentunya alquran dan hadist yang menjadi tuntunan seluruh umat Islam di dunia, sebuah buku yang baik juga menjadi salah satu jalan menemukan cara mengatasi berbagai persoalan hidup. Buku “The Great Muslimah” ini patut menjadi salah satu bacaan pilihan bagi seorang muslimah.

Buku dengan sampul cantik ini membahas berbagai masalah muslimah yang mungkin dialami. Di awali dengan pembahasan tentang muslimah zaman now. Ada sepuluh tipe muslimah zaman now yang dijabarkan dalam buku ini, diantaranya; muslimah cuek bebek, muslimah drama queen, muslimah nyiyir, muslimah selfie, dll. Kemudian buku ini juga menerangkan tentang syarat-syarat pakaian takwa yang harus dipakai oleh seorang muslimah yang mungkin sebagian besar dari muslimah sudah mengetahuinya, tetapi belum mengamalkannya secara sempurna.

Syarat-syarat baju muslimah yang tertulis di dalam alquran, yaitu; longgar, tidak memperlihatkan bentuk tubuh, tidak tembus pandang, menjulur menutupi dada dan sederhana. Begitu banyak mode pakaian muslimah yang muncul saat ini, akan tetapi perlu diperhatikan apakah semua mode tersebut telah memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh Sang Maha Pemberi Nikmat. Jangan sampai pakaian yang dikenakan jauh dari syariat Allah. 

Misalnya saja, sebuah baju gamis panjang yang telah menutup seluruh aurat, tapi karena bahan yang digunakan terlalu tipis, akhirnya ia malah menampakkan bentuk tubuh yang bisa terlihat dari kain yang tipis dan berbayang. Belum lagi model hijab yang beraneka ragam dengan gaya yang dililit ke leher yang bisa jadi membuat susah bernapas. Sesungguhnya syarat pakaian takwa bagi muslimah itu Allah ciptakan untuk memudahkan dalam memakainya bukan malah menyulitkan seperti tren mode saat ini.

Pertama kali memakai hijab, saya langsung memakai hijab lebar. Menurut saya, kalau memang ingin berubah, ya berubahlah secara menyeluruh. Toh, sama-sama menutup aurat, daripada hanya memakai hijab mini yang dililit di leher bukankah lebih baik jilbab dan pakaian longgar agar aliran udara di dalam tubuh juga nyaman?” (hlm. 3)

Setelah berhijab dengan sempurna, seorang muslimah juga harus memperhatikan kebersihan dan kerapian pakaian dan tubuhnya. Buku ini menerangkan bagaimana muslimah harus menjaga kebersihan pakaian, kebersihan badan, wajah, rambut, tempat tinggal, dsb. Tidak lupa seorang muslimah tentunya juga harus menjaga ucapan, sikap dan perilakunya. Hindari bergunjing, jauhkan ucapan negatif, nyinyir dan sifat buruk lainnya.

Berhijab dengan rapi, ucapan yang baik dan sikap santun seorang muslimah dapat menimbulkan kesan baik kepada orang lain. Akan tetapi, jangan jadikan semua itu tujuan dalam mengubah penampilan. Jadikanlah Allah satu-satunya alasan dalam mangamalkan syariat Islam tersebut. Dengan ikhlas dan hanya mengharap ridho Allah, semuanya akan mudah dijalani, “Tanyakan pada hatimu apa yang kau cari, dunia atau surgaNya? Jika kau mengejar dunia, bersiaplah kehilangan akhirat. Surga itu dekat. Kau hanya perlu taat, itu saja. Sabarlah. Ikhlaslah.” (hlm. 164)

Dilengkapi dengan kisah-kisah nyata dari para penulisnya, buku ini menjadi semakin menarik. Ada kisah Agustina- salah satu kontributor dalam buku ini- yang mengalami depresi parah hingga akhirnya menemukan jalan kembali kepada Allah. Ada pula kisah Arum yang berusaha membantu ekonomi keluarga dengan menjadi ukhtipreneur dengan berjualan online. Buku ini cukup ringan dibaca, namun tentu saja penuh makna. 

Dengan bahasa yang mudah dipahami,  serta kata  sapaan yang terasa mengakrabkan pembaca. Dan tentu saja disertai ayat-ayat al-quran dan hadist untuk menguatkan pembahasan. Cocok dibaca oleh kalangan remaja hingga dewasa. Semoga manjadi salah satu jalan hijrah dan istiqomah dalam menjadi muslimah kaffah.

3 comments:

  1. Aku suka review ini. Menyeluruh, terstruktur dan tidak membosankan �� Benar, buku ini bisa menjadi salah satu jalan hijrah dan Istiqomah para muslimah

    ReplyDelete

Kumpulan Cerita Menghibur dan Sarat Makna dari Penulis Cilik

  Judul: Papa Idamanku Penulis: Farah Hasanah K. Dinda Rahmadhani, dkk. Penerbit: Indiva Media Kreasi Tebal: 143 halaman Harga: Rp...