Wednesday, 6 May 2015

Tutorial Menuju Samudra Ilmu






Berkunjung ke suatu tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya ternyata mendatangkan inspirasi. Seperti hari ini saya berkunjung ke Perpusnas (perpustakaan nasional) yang berlokasi di Salemba Raya, Jakarta. Bukan kunjungan pertama, melainkan kedua. Namun kunjungan pertama dulu saya hanya mendatangi kantinnya saja, hehe. Nah, kunjungan kedua kali ini saya benar-benar merasakan bagaimana proses menemukan target buku yang ingin kita baca.

Untuk bisa membaca buku di Perpusnas, kita harus memiliki kartu anggota terlebih dahulu. Alhamdulillah saya sudah membuat kartu anggota sejak kunjungan pertama. Cara untuk membuat kartu anggota mudah sekali. Datang saja langsung ke Perpusnas, lalu isi form registrasi di komputer yang telah tersedia. Kemudian datangi petugas untuk difoto. Kartu anggota akan dicetak saat itu juga dan langsung bisa dibawa pulang tanpa biaya apapun.


Kunjungan kedua kali ini adalah pertama kalinya saya membaca buku di Perpusnas. Sebelum mendapatkan buku yang dimaksud, ada beberapa proses yang harus kita lalui terlebih dahulu. Berikut ini prosedur yang harus dilalui sebelum tiba di ruang baca:

·       Isi buku tamu

Pertama kali tiba di gedung Perpusnas, saya bingung apa yang harus dilakukan. Tapi tenang saja, kita bisa bertanya kepada petugas yang ada. Namanya juga baru pertama kali, wajarlah jika kita tidak tahu apa-apa. Jangan takut bertanya. Datangilah meja informasi untuk mendapatkan penjelasan. Siapkan mental jika mendapatkan petugas yang tidak ramah atau penjelasan yang unclear. Kita harus betul-betul memastikan apa yang disampaikan oleh petugas dapat dipahami dengan baik. Jangan sampai kita tersasar di gedung Perpusnas yang menjulang tinggi. Jangan khawatir, karena sebagian besar petugas di sana cukup baik dan mau menjawab kebingungan-kebingungan kita. Hanya saja kita perlu bersabar, karena harus bersaing dengan pengunjung lain yang cukup ramai. Sesuai dengan namamya, perpusnas tidak hanya dikunjungi oleh warga Jakarta saja, melainkan dari bebagai daerah di luar Jakarta.


Setelah mendapatkan informasi yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah mengisi buku tamu yang sama sekali tidak berbentuk buku, melainkan buku tamu dalam bentuk komputer. Isilah form buku tamu sesuai dengan apa yang ditampilkan di layar. Kemudian datangi petugas yang bertugas di bagian buku tamu tersebut untuk meninggalkan kartu tanda pengenal (KTP/KTM). Kita akan mendapatkan kunci loker dan nomor urut pengambilan tanda pengenal yang ditinggal tadi.

·       Menuju loker

Cari loker sesuai dengan nomor/huruf yang tertera di kunci. Jika sudah ditemukan, letakkan tas, jaket atau barang-barang lainnya. Bawalah barang-barang yang memang kita butuhkan di dalam ruang baca, seperti; buku catatan, alat tulis, handphone atau laptop.

 
·       Ruang katalog

Setelah meletakkan barang-barang di loker, selanjutnya kita menuju ruang catalog di lantai dua. Bisa menggunakan lift atau naik tangga. Tiba di ruang catalog, ambillah bon permintaan di meja petugas. Bon ini berfungsi untuk mendata apa saja yang berhubungan dengan buku yang akan kita baca.

Begitu bon sudah di tangan, berikutnya kita menuju komputer untuk mencari buku yang kita inginkan. Untuk mencari buku, bisa dengan mengetikkan judul buku, jenis atau pengarangnya. Lalu ketika buku yang dimaksud muncul di layar, salinlah data-data yang ada di komputer ke bon permintaan yang sudah diambil sebelumnya. Setelah itu datangi petuga untuk mengecek keberadaan buku yang meliputi lantai dan blok lokasi dimana buku berada.

Setelah dicek oleh petugas, kita akan diberitahu lantai dan blok apa yang harus kita datangi untuk mendapatkan bukunya. Contoh: di bon akan tertulis III B, berarti kita harus menuju lantai tiga dan masuk ke blok B.

·       Ruang baca

Tiba di ruang baca, langkah selanjutnya adalah tuliskan lagi data-data yang tertera pada bon ke komputer yang ada di meja petugas. Untuk menuliskannya kita harus mengantri dengan pengunjung lain, jadi harus sabar menunggu ya.

Selesai menulis data-data buku di komputer, serahkan bon kepada petugas. Bon terdiri dari dua rangkap. Lembar putih untuk diberikan kepada petugas, sedangkan lembar pink sebagai copy-an untuk kita pegang.

Petugas akan mencarikan buku yang kita maksud. Tunggulah sampai petugas memanggil nama kita untuk memberikan buku-buku yang telah ditemukan. Bila ternyata buku tidak tersedia, petugas akan memberikan alternatif buku lain dengan tema yang sama.

·       Buku di tangan

Setelah petugas memanggil nama kita lalu memberikan buku yang kita inginkan, langkahkan kaki menuju kursi-kursi yang telah disediakan untuk membaca.

Duduklah dengan tenang dan nikmatilah petualangan di samudra ilmu. Kita bisa mencatat hal-hal yang penting dari buku atau memfoto copy halaman yang kita inginkan. Di dalam ruang baca tersebut terdapat mesin foto copy yang operasikan oleh petugas. Beritahukan kepada petuga halaman yang ingin difoto copy. 

·       Selesai

Setelah selesai membaca, jangan tinggalkan buku di atas meja begitu saja. Serahkan kembali buku-buku yang telah selesai digunakan kepada petugas. O ya, buku-buku yang ada di Perpusnas tidak bisa kita pinjam untuk dibawa pulang. Jadi kita harus membacanya di tempat.

Selesailah proses atau prosedur kunjungan ke Perpusnas. Sebelum pulang, jangan lupa mengambil barang-barang kita di loker dan tanda pengenal di meja petugas dengan menunjukkan nomor yang kita terima saat awal masuk tadi.

Inilah inspirasi yang saya dapat dari kunjungan ke Perpusnas. Ya, sebut saja ini semacam tutorial atau langkah-langkah menuju samudra ilmu yang kita butuhkan. Semoga bermanfaat :)

Happy reading ^^



1 comment:

  1. Waah, pas banget niy, lagi butuh info karena udah lama gak berkunjung ke Perpusnas. Terakhir tahun 1996 :D

    ReplyDelete

Menghidupkan Kembali Rasa Kemanusiaan Yang Mati

Judul                : Sepotong Roti di Langit Tragedi Penulis              : Nia Hanie Zen, dkk. Penerbit            : Iluvia ...