Wednesday, 4 November 2015

Akhirnya Jadi Anak Muda Juga


Yes, besok inagurasi. Wait! Inagurasi? Makhluk apaan tuh? seumur-umur gak pernah bertatapan langsung dengan makhluk yang satu itu. Maklumlah saya anak rumahan, hiks. Ok, let's see!
 
Here we go

Selesai mengikuti program kaderisasi penulis dari Forum Lingkar Pena selama 6 bulan, maka kami, Pramuda, sebutan bagi para anggota pelatihan menulis ini, harus menjalani apa yang disebut dengan “inagurasi”. Inagurasi merupakan awal pengesahan kami resmi sebagai anggota FLP Jakarta. Kegiatan ini diadakan pada hari Ahad, 1 November 2015, di Ecopark, Ancol.

Jadi, apaan tuh inagurasi?


Setelah saya menjalaninya, ternyata inagurasi adalah perjalanan dari pos satu ke pos lain. Hehe. Total Pramuda yang hadir pada inagurasi kali ini adalah 22 orang, lalu kami dibagi menjadi 5 kelompok. Setiap kelompok wajib mengunjungi semua pos yang telah ditentukan secara bergantian. Keseluruhan ada 5 pos yang harus dikunjungi oleh Pramuda. Mau tau ada apa aja di pos-pos itu? Let the adventure begins!

Pos 1

Ini adalah tempat dimana kami bermain aksara. Setiap orang anggota kelompok harus merangkai kalimat hingga membentuk sebuah cerita. Masing-masing dapat jatah 3 kalimat dan anggota lainnya harus melanjutkan kata-kata yang terakhir disebutkan oleh teman sebelumnya. Tujuannya menguji spontanitas kami sebagai penulis dalam menemukan ide hingga menjadi sebuah cerita. Setiap kelompok akan mendapatkan nilai, dan nilai yang terbaik akan menjadi pemenangnya. Jadi, kelompok siapa yang memenangkan games ini?

And the awards goes to… kelompok limaaaa…ye ye ye,,,lalala….selamat…selamat…

Sejak memenangkan award ini, kelompok 5 jadi terinspirasi untuk membuat ceritanya menjadi lebih panjang dan utuh. Mau tau ceritanya kayak apa? Cek aja di blog mereka Razu dan Win Win

Ok, let’s move to the next spot!

Pos 2

Sebelum menuju pos dua, mampir dulu yuk di patung komodo. Ngapain coba? Di sini kami akan mengadakan photo session, hehe… kami harus berfoto bersama komodo yang lucu dan imut itu. Jarang-jarang kan foto bareng komodo, lumayanlah buat nambah koleksi :D

Kami harus berpose seperti gaya komodo di sana, salah satu gayanya adalah si komodo yang sedang memegang gagang kacamatanya dan tangan lainnya memegang payung. Beruntung saya menggunakan kacamata, so I could copy its pose easily :D

Terus kapan ke pos 2 nya? Ya sekarang laaah, masa tahun depan??

Ini adalah pos tentang ke-FLP-an. Anggota pramuda ditanya seputar FLP dan kesediaannya untuk turut berperan aktif dalam mengembangkan FLP ke depannya. Di FLP ada beberapa divisi yang harus kami pilih. Dan saya memilih “Divisi Karya”. Proud to be here.

Pos 3

Ini adalah pos divisi karya. Di sini ditekankan lagi komitmen kami bersama FLP. Mas Sokat sebagai penguji di pos ini menerangkan tentang motto FLP “berbakti, berkarya, berarti”. Salah satu anggota pramuda mengatakan bahwa “berbakti” adalah dengan menjadi pengurus. Pengurus itu berarti ikut membantu kegiatan-kegiatan FLP sesuai kemampuan. “Berkarya” adalah menghasilkan karya berupa tulisan secara konsisten. Sedangkan “Berarti” bermakna jadikan karya kita memiliki nilai kebaikan yang dapat dipetik oleh pembaca.

Pos 4

Nah, sebelum tiba di pos ini, kami akan menjalani sesi foto ke dua. Kami berfoto di lokasi fitness yang ada di ecopark. Pada foto deh yang keren ya! hehe.

Well. Pos 4 adalah pos divisi rohis atau keislaman. Di sini kami lebih kepada berbagi mengenai pengalaman mengikuti pelatihan pramuda. Pos ini digawangi oleh Bang Lam alias Ahmad Lamuna dan Mba Etika. 

Yey. We almost reach the last spot. Here we go…

Pos 5 (The Dangerous One)

Pos kreatifitas, begitu katanya. Benar saja, kami dituntut untuk sekreatif mungkin dalam berbagai hal. Kami dikerjain sama kakak-kakak senior FLP di sini. Bayangin aja! Kami disuruh bergaya yang aneh-aneh, mulai dari bergaya ala AGATA (anak gahool Jakarta) sampai disuruh bicara ala-ala orang gagu. Kreatif sih, tapi gak gitu juga keleeess…haha

Sialnya, kelompok saya kebagian bergaya ala anak gahool, alay and ga jelas getooohh. Wuaaaahhh….gak bisaaaa…ampuuuunnn…Satu kelompok gak ada satu pun yang alay. Sampai-sampai kakak-kakak seniornya bingung mau ngasih kita nilai berapa, wkwkwk…ampun kakak.

Tapi ada lho yang menang di sesi kreatifitas ini. Here they are…kelompok tigaaaaa…yeyeye lalalal….selamaaaatt…

Huft,,,what a tiring day!

Capek olah raga (baca: dikerjain) kami semua, baik pramuda dan para panitia acara rehat sejenak. Sholat, makan, tidur…eh, yang terakhir itu gak ding :D

Cukup ya rehatnya. Lanjut acara selanjutnya yaitu sharing motivasi menulis bersama penulis asal Makassar, Daeng Gege (heem...jadi inget Daeng Tata #eh). Mendengar kisah perjalanan beliau jadi penulis, duuh…keren banget!! Pengen kayak beliau. Semoga bisa. Aamiin. Nih, kutipan kata-kata beliau yang jleb banget, 

“Sering-seringlah mengikuti lomba menulis. Jangan sampai begitu pengumuman pemenang lomba keluar, kamu menyesal karena gak ikutan. Dan akhirnya DL bukan lagi deadline tapi Derita Loh,” haha.

Quote lainnya dari beliau adalah, “Sebentar, besok atau lusa adalah sinonim dari kegagalan.” So, intinya, jangan suka nunda-nunda nulis kalau gak mau gagal. Wow banget kan!!

Dan inti dari inagurasi kali ini adalah sebuah ikrar yang kami ucapkan sebagai tanda beralihnya status kami dari pramuda menjadi muda. And finally, kita semua jadi MUDA deh, hehe..

Selesai sharing dan ikrar, lanjut pembagian hadiah kepada para pemenang award di pos-pos tadi dan pemilihan anggota pramuda terbaik. Congratulations to you all. Keep writing. Keep inspiring!!

Oke, saatnya pulaaaaang….dengan membawa sejuta keceriaan, kebahagiaan, pengalaman, pengetahuan dan kecapean,,,hihihi

It’s a wrap! ^^






6 comments:

  1. bagus nih acaranya, kereen, selamat ya udah jadi anggota muda :)

    ReplyDelete
  2. Hai Mbak Nia, aku pramuda-18. Keep writing :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo,,salam kenal

      Happy writing ^^

      Delete
  3. Mampir...

    Diapain d pos 5? Ahahaha

    ReplyDelete

Menghidupkan Kembali Rasa Kemanusiaan Yang Mati

Judul                : Sepotong Roti di Langit Tragedi Penulis              : Nia Hanie Zen, dkk. Penerbit            : Iluvia ...