Monday, 16 November 2015

Semua Gara-Gara Kamu





Berapa lama waktu tercepat kamu membaca sebuah buku? Aku? Novel tercepat yang aku baca seingatku sih, Laskar Pelangi yang memakan waktu dua hari dengan mengurung diri di kamar. Ah, tapi itu belum ada apa-apanya dibanding dua orang teman yang melahap sebuah novel hanya dalam hitungan jam. 

Sebut saja Aini, novel tercepat yang ia baca adalah novel terbitan Gagas Media yang dilahapnya hanya dalam waktu dua jam saja. Udah gitu bacanya sambil nyender di pintu yang rusak malam-malam pula, sampai ibunya berkomentar, “Udah malam. Waktunya tidur. Tidur sana!” Dan Aini pun tetap melanjutkan bacaannya. Hayo, Aini, dengarkan kata mama! 


Lain lagi dengan Miftah yang menyelesaikan novel Negeri 5 Menara hanya dalam hitungan jam. Mulai dari selepas isya sampai tengah malam menjelang qiyamul lail. Gayanya melahap novel berbeda dengan Aini yang nyender di pintu yang rusak. Miftah membacanya sambil nongkrong di kolong meja. Mau tau alasan kenapa dia nekat membantai novel malam itu juga? Itu semua karena dia hanya mendapat jatah satu hari dari temannya yang meminjamkan buku itu, dan harus mengembalikan keesokan harinya. 

Eits, tunggu dulu. Semua cerita di atas terjadi di masa lalu. Kalau bahasa Inggrisnya sih past tense, haha. Masa di mana kita belum mengenal yang namanya smartphone. Nah, pasti tau kan bedanya sama masa sekarang yang disebut present tense,,,#hadoooh #apasihnia 

Dulu kita bisa membaca buku dan menghabiskannya dalam waktu sesingkat-singkatnya, karena belum ada kamu #eh maksudnya smartphone. Kita tidak disibukkan dengan bunyi tang ting tung setiap menitnya, sibuk balesin pesan WA, BBM, komentar di facebook, mention di instagram dan twitter, belum lagi grup-grupan yang seabrek-abrek, makanya kita bisa jadi predator buku. Lain dulu lain sekarang, Dengan kesibukan smartphone yang aku sebutin tadi, apakah masih dijamin kita bisa melahap satu buku sampe selesai? Aku sih, NO. :D

Menurut pengakuan Miftah dan Aini, sejak adanya smartphone yang mereka miliki, mereka jadi tidak punya banyak waktu lagi untuk membaca buku sampai selesai dalam waktu singkat. Bukan hanya mereka, aku juga ngaku deh. :( kamu juga kan? Sejak ada smartphone, buku itu jadi beraaaatt banget untuk disentuh. Baca satu buku aja bisa berminggu-minggu #haduuuh.

Memang, kita tetap bisa membaca menggunakan gadget, baik itu smartphone, ipad, tab atau apalah namanya. Tapi kalau aku sih lebih suka baca printed book daripada e-book. Sensasinya tuh beda. Bau harum kertas dari buku itu yang bikin beda, apalagi kalau bukunya baru, hehe. Dan lebih leluasa bacanya, nggak bikin mata sakit. 

Nah, lho. Gimana dong solusinya supaya kegiatan melahap buku seperti dulu bisa terulang lagi? Nih, aku bagi tipsnya, tapi sedikit aja ya. Jangan banyak-banyak. Kalau mau banyak silakan tambahin sendiri. :D

Solusi nomor wahid

Pasti pada tau kan kalau semua amal kebaikan itu tergantung niatnya. Nah, mulai deh lurusin niat. Harus punya tekad yang kuat untuk menjauhi smartphone ketika waktunya membaca.

Solusi kedua

Buat hape kamu silent mode atau lebih tega sedikit untuk me-non aktifkan jaringan internetnya. Dengan tidak adanya suara bising tang ting tung dari hape kamu, insyaa Allah akan lebih fokus.

Solusi ketiga

Bikin target berapa buku yang harus kamu baca dalam sehari, seminggu, sebulan, setahun. Jika ada target seperti itu, kamu akan merasa punya tanggung jawab untuk memenuhi target yang sudah kamu buat. Ingat! Target itu sama dengan janji, dan janji haruslah ditepati! 

Nah, itu dulu ya tips-tipsnya. Kalau kamu punya tips lain, silakan ditambahkan. Aku akan dengan senang hati menerimanya. ^^

Semoga dengan istiqomah menjalankan tips itu, bisa mengembalikan kita ke jalan yang benar #eh…bisa melahap buku lagi dengan cepat tidak sampai berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Aamiin.



6 comments:

  1. Kalau novel yang aku suka, bisa lupa segalanya, mba. Yang penting ada makanan buat anak2.
    Begitu selesai baca, rumah kaya kapal pecah deh.
    Hahahaa...
    Biasanya baca dari abis isya juga sih.

    ReplyDelete
  2. ciyee postingan ke-100. Selamat ya mbak. Semoga aku bisa nyusul hehehe

    ReplyDelete
  3. So many books, so little time (Frank Zappa), kynya quote itu emg cocok ya gara2 smartphone.. hehe.. tips yg membantu..

    ReplyDelete

Belajar Dari Kisah Ulama Terdahulu

Judul                : Sunnah Sedirham Surga Penulis              : Salim A. Fillah Penerbit            : Pro-U Media Terbit ...