Friday, 2 January 2015

Yang Dekat Itu Kematian



Judul Buku        : Dekapan Kematian
Penulis             : Oki Setiana Dewi
Penerbit           : Mizania, 2013
Tebal               : 235 Halaman

Kisah-kisah menjelang kematian tersaji dalam buku ini. Betapa kematian begitu dekat dengan kita. Apakah kita sudah siap menyambutnya? Dari judulnya kemungkinan banyak orang akan bergidik membacanya. Kematian yang datang secara tiba-tiba membuat sebagian orang khawatir bahkan begitu takut menghadapinya.


Buku ini mengungkapkan kisah mereka yang ditinggalkan oleh orang-orang terkasih. Suami yang ditinggalkan oleh Sang istri tercinta, padahal mereka belum lama menikah dan harus dipisahkan oleh jarak yang begitu jauh. Dalam kisah yang berjudul “Jembatan Rindu Jakarta-Kanada” ini begitu romantis sekaligus menyayat hati. Bagaimana tidak, sepasang suami istri yang baru satu tahun menikah dan dikarunia satu anak harus berpisah antara Jakarta dan Kanada sebab Sang suami harus menyelesaikan studinya disana. Begitu ada kesempatan untuk membangun hidup bersama di Kanada, datanglah tragedi yang begitu memilukan itu.

Itu hanya sekelumit kisah yang ada dalam buku ini. masih banyak kisah-kisah lain yang tidak kalah memilukan. Betapa kematian datang sesuai kehendak-Nya, tanpa aba-aba. Apapun yang sudah kita rencanakan baik-baik, jika Dia berkehendak mengambil nyawa kita, pasti akan dilakukan-Nya. 

Kematian datang dalam berbagai cara, seperti kecelakaan mobil, menderita suatu penyakit, keguguran, seorang Ibu yang meninggal dalam proses melahirkan, dll. Siap tidak siap, kematian akan selalu mengancam kita. Karenanya kita sudah seharusnya menyiapkan diri dari sekarang. Manfaatkan waktu kita di dunia ini untuk beribadah sebaik-baiknya.

Sang penulis, Oki Setiana Dewi, mengingatkan kita untuk selalu bersiap diri menyambut datangnya malaikat pencabut nyawa, Izrail. Sang malaikat yang sangat patuh oleh perintah Allah akan datang kapan saja Allah berkehendak. Kita memang diperintahkan untuk selalu mengingat kematian agar tidak terlena oleh indahnya dunia dengan segala pernak-perniknya yang akhirnya menyengsarakan kita di akhirat nanti. 

Oki berhasil mengemas topik tentang kematian ini dengan begitu indahnya yang berdasarkan kisah nyata. Kisah nyata yang diambil dari cerita kerabat dan teman-teman dekat Si penulis sendiri.

Buku yang tidak terlalu tebal namun isinya sangat mengharu biru, sehingga membuat siapa saja yang membacanya akan dengan mudah meneteskan bulir bening dari matanya. Dengan kualitas buku yang begitu baik, mulai dari kertas, jenis dan besar font yang pas, sampai cover yang cukup menenangkan pembaca. Kisah yang disajikan tidak terlalu banyak. Hanya terdapat 5 kisah tentang kematian yang begitu memilukan dan terdapat hikmah dari setiap kisahnya.

Kita sangat perlu untuk mengingat kematian, agar dapat mempersiapkan bekal sebaik-baiknya. Dari buku ini kita akan dibantu untuk selalu mengingat hal yang satu itu. 

Semoga setelah membaca buku ini, kita akan semakin mendekatkan diri pada Allah Swt dan memohon ampunan-Nya. Jangan menunda-nunda untuk meningkatkan amal kebaikan  sebagai bekal di akhirat kelak.
  

No comments:

Post a Comment

Menghidupkan Kembali Rasa Kemanusiaan Yang Mati

Judul                : Sepotong Roti di Langit Tragedi Penulis              : Nia Hanie Zen, dkk. Penerbit            : Iluvia ...