Friday 12 September 2014

My Name is Already There

Siapa sih yang ga mau pergi haji? Semua orang yang beragama Islam pasti cita-citanya adalah pergi haji ke Baitullah. Namun itu tidak mudah untuk dilaksanakan, butuh kekuatan fisik dan financial. Walaupun aku belum bisa menunaikan ibadah haji, tapi namaku sudah sampai disana. Semoga diri ini bisa segera menyusul, aamiin. Senang sekali melihat namaku ada di Masjid Nabawi, jadi ga sabar pengen kesana :)




Seorang teman yang berada di Madinah berbagi cerita tentang jamaah haji Indonesia. Jamaah asal Indonesia itu unik, pake seragam, name tag, dan jumlahnya paling banyak (berarti orang Indonesia tuh kaya-kaya semua ya, secara biaya pergi haji itu kan mahal bingiiiitt, hehe). Saking banyaknya jamaah asal Indonesia dan kebanyak sudah berusia lanjut, sampai-sampai banyak yang kesasar tidak bisa kembali ke hotel tempat mereka menginap. Ada yang lupa nama hotelnya, ada yang name tag-nya ketinggalan dan tidak tau jalan menuju hotel.


Jika tidak ingat nama hotel dan tidak membawa name tag, agak sulit untuk petugas mengidentifikasi nya. Jadi harus benar-benar teliti dan hati-hati, kasian kan kalau nyasar di negeri orang, pisah dari rombongan, duuh…ga kebayang deh pasti panik banget. Tapi jangan khawatir, Insyaa Allah bisa pulang ke hotel dengan selamat koq. Karena banyak warga Indonesia yang memang sudah lama tinggal di sana yang akan membantu jamaah yang kesasar, seperti temanku itu. Dia sering mengantarkan para jamaah kembali ke hotel tempat mereka menginap. Lucunya kadang ada jamaah yang sudah diantar kembali ke hotel, tapi tidak percaya kalau itu hotel tempatnya menginap, mereka bersikeras kalau itu bukan hotelnya karena pintu masuk yang dilalui berbeda pada saat mereka pertama kali tiba di hotel, hehe. Maklum lah ya the very first time for them.


Seneng deh ngeliat para jamah yang sudah tiba ditanah suci. I can feel what they feel. Terharu, senang, rindu, takjub, bersyukur, ga nyangka bisa ada disana, aah…pasti semua rasa itu bercampur menjadi satu dan tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Meskipun meninggalkan keluarga nun jauh di tanah air tercinta, tapi berada di tanah suci untuk menunaikan ibadah haji rasanya melebihi segalanya. Walaupun akhirnya tidak sedikit juga yang tidak kembali lagi ke tanah air karena telah menjemput ajal di tanah suci. Pastinya sedih sekali bagi keluarga yang ditinggalkan. Tapi apalah lagi yang kita harapkan selain meninggalkan dunia ini dalam keadaan khusnul khotimah. Bagi yang selamat sampai kembali lagi ke tanah air tidak henti-hentinya rasa syukur yang dipanjatkan. Semoga menjadi haji mabrur dan dapat merubah diri menjadi lebih baik lagi dalam segala hal. Lebih baik dalam beribadah, lebih baik dalam keluarga, lebih baik dalam masyarakat social.



Million thanks to my friend who wants to share the experience about hajj there and also for the pictures. Semoga diri ini dapat segera memenuhi panggilan menuju tempat istimewa di Baitullah, aamiin.


O ya, bulan Oktober nanti ada film tentang haji yang akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia, judulnya “Haji Backpacker”. Nonton yuk guys! :)



No comments:

Post a Comment

Kumpulan Cerita Menghibur dan Sarat Makna dari Penulis Cilik

  Judul: Papa Idamanku Penulis: Farah Hasanah K. Dinda Rahmadhani, dkk. Penerbit: Indiva Media Kreasi Tebal: 143 halaman Harga: Rp...