Monday, 29 December 2014

Jangan Ada Lagi Kesal Saat Menunggu

Hampir semua orang mengalami hal yang tidak mengenakan terkait “menunggu”. Siapapun yang ditanya mengenai hal yang satu itu pasti akan menjawab bahwa menunggu adalah suatu hal yang membosankan, menyebalkan, bahkan sampai marah-marah jika menunggu sesuatu yang begitu lama. 


Beberapa Hal yang membuat kita menunggu seperti, menunggu bus yang tak kunjung datang padahal kita sedang terburu-buru. Janjian dengan teman yang seharusnya bertemu pukul 9 pagi tapi telat sampai satu jam. Tanggal tua biasanya cukup menegangkan bagi para karyawan yang persediaan uangnya semakin menipis dan harus menunggu gajian yang masih beberapa hari lagi. Menunggu jodoh yang entah dimana, juga cukup mengusik hidup kita, hehe.
  
Apapun bentuknya, menunggu bagi sebagian orang memang tidak menyenangkan. Mereka beranggapan menunggu itu membuang-buang waktu. Padahal banyak kegiatan yang bisa dilakukan selama waktu menunggu.

Apa saja yang bisa dilakukan saat menunggu?

Waktu menunggu dapat digunakan untuk membaca. Bagi yang suka membaca biasanya orang seperti ini selalu sedia buku dalam tas kemana pun mereka pergi. Tapi bagi orang yang tidak suka membaca jangankan membawa buku, memegangnya saja jarang. Nah, mulai sekarang biasakan membawa satu buku yang disuka sebagai teman diperjalanan. Setidaknya kita dapat memanfaatkan waktu dengan hal positif. Selain untuk mengisi waktu, membaca juga tentunya dapat menambah wawasan. Jika kita tidak terbiasa menyediakan waktu untuk membaca, saat menunggu bisa menjadi waktu yang tepat untuk melakukannya.

Jika tidak ingin membaca buku, kita tetap bisa membaca melalui gadget yang semakin canggih yang hampir semua orang memilikinya. Dengan adanya gadget yang memiliki koneksi internet yang begitu cepar sekarang ini, kita dapat mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan. Berbagai e-book dapat didownload dengan mudah yang bisa dibaca kapan saja. Manfaatkan teknologi canggih ini dengan sesuatu yang berguna, jangan hanya untuk bermain game yang sesungguhnya malah menghabiskan waktu kita dengan sia-sia.

Selain membaca buku, kita dapat memanfaatkan waktu menunggu untuk membaca Al-qur’an. Kita bisa membacanya di halte, angkutan umum, atau tempat-tempat lain yang bersih bebas dari najis. Jika diwaktu-waktu lain kita tidak sempat untuk membaca Al-qur’an dikarenakan sibuknya aktivitas sehari-hari, maka waktu menunggu dapat menjadi alternatif untuk membaca kitab suci pedoman hidup kita ini. Waktu pun tidak akan terbuang sia-sia sekaligus mendapat pahala yang besar.

Dalam menunggu jodoh yang tak kunjung datang, banyak kegiatan yang dapat dilakukan dalam menunggu dipertemukannya dengan sang jodoh. Waktu menunggu jodoh adalah waktu yang tepat untuk memantaskan diri. Jika ingin mendapatkan pasangan yang soleh/solehah, kita pun harus mulai mensolehkan diri. 

Bagaimana caranya memantaskandiri? Mulai dengan baca buku-buku pernikahan, tingkatkan amal ibadah seperti sholat wajib dan sunnahnya, baca dan pelajari Al-qur’an, rajin ikut kajian. Untuk wanita, lengkapi dengan mulai belajar memasak misalnya, bantu Ibu membersihkan rumah, banyak mencari informasi tentang parenting, dll. Bagi laki-laki mulailah untuk serius mencari nafkah yang halal, jadilah orang yang bisa diandalkan bagi orang tua dan anggota keluarga di rumah.

Allah Swt. saja menyuruh kita untuk menunggu. Contohnya dalam berdoa, Allah tidak langsung menjawab doa-doa kita. Dia meminta kita  untuk menunggu. Namun Allah pasti akan menjawab doa-doa kita dengan cara-Nya. Cara Allah menjawab doa kita bisa dengan langsung dikabulkannya doa kita sesuai dengan apa yang kita pinta, dikabulkan dalam bentuk lain yang menurut-Nya lebih kita butuhkan, atau ditunda oleh Allah untuk kabulkannya di akhirat nanti. Yang pasti Allah akan mengabulkan doa-doa hamba-Nya.

Menunggu itu melatih kesabaran. Karena kesabaran tidak batasnya, jadi kalau kita masih merasa kesal saat menunggu, berarti masih harus terus meningkatkan kesabaran sampai kita tergolong orang-orang yang sabar.

Masih banyak hal-hal positif lainnya yang dapat dilakukan selama masa menungu. Jangan sia-siakan waktu yang ada. Karena waktu yang berharga yang kita miliki sekarang tidak akan kembali lagi.



   

No comments:

Post a Comment

Menghidupkan Kembali Rasa Kemanusiaan Yang Mati

Judul                : Sepotong Roti di Langit Tragedi Penulis              : Nia Hanie Zen, dkk. Penerbit            : Iluvia ...