Thursday, 5 October 2017

Maka Nikmat Tuhanmu yang Manakah yang Akan Kamu Dustakan


Ummi Online

Apa yang kau rasakan ketika kau dalam kesulitan dan sangat membutuhkan pertolongan? Sebut saja misalnya kau kehabisan uang untuk ongkos, padahal tanggal gajian masih satu minggu lagi. Atau kau merasa lapar tapi tak ada sepeser pun dalam dompet. 

Saat kau kehabisan ongkos, tiba-tiba seorang teman menawarkan tumpangan. Ketika kau lapar dan tak mampu membeli sebungkus nasi, tiba-tiba ibu di sebelah rumah membawakan sepiring nasi goreng untuk sarapan. Maka nikmat Allah yang mana yang akan kau dustakan?


Allah telah mengatur semuanya, Dia yang menggerakkan teman dan tetanggamu untuk membantu kesulitanmu. Melalui tangan mereka Allah menunjukkan kasih sayangNya. Padahal tetanggaa dan temanmu tidak tahu menahu soal kau tidak punya uang, soal kau sedang lapar. Tapi mereka bergerak atas bimbingan Allah. Maka nikmat Allah yang mana yang akan kau dustakan?

Apa yang kau rasakan ketika kau sangat menginginkan sesuatu, tiba ia hadir di hadapanmu? Misalnya tiba-tiba kau sangat ingin makan donat, lalu kau bergumam dalam hati “Ehm, makan donat kayaknya enak nih!” Tak ada orang yang bisa mendengar isi hati dan pikiran kita kan? Tapi Allah Maha Mendengar. Maka dikirimlah donat itu ke hadapanmu melalui orang-orang di sekitarmu, tetangga misalnya atau sahabat dan teman yang tiba-tiba membawakanmu sepotong donat yang begitu kau idamkan.


Lalu, apa yang kau rasa bila kau mengalami hal itu?

Sesungguhnya rasa itu tak bisa terucap oleh lidah, tak terungkap oleh kata, tak keluar lewat suara. Bahkan kau tidak mampu menerjemahkan rasa itu walau dengan seluruh kata syukur yang ada di dunia. Kasih sayangNya melebihi semua kata-kata indah yang ada di dunia.

Takjub, haru, bahagia, bersyukur. Merasa semakin cinta pada Allah. Itulah yang aku rasa, tapi tak berhasil kurangkai dalam indahnya kata-kata. Hanya hati ini yang bisa menampung rasa itu. air mata haru yang bisa menerjemahkan ekspresi diri, hanya senyum bahagia yang tertoreh di wajah, pun hanya bisa terbata-bata melafalkan asmaNya. 

Menyadari bahwa Allah begitu sayang pada hambaNya, begitu perhatian pada makhluk yang penuh dosa ini, begitu mudah membuat hambaNya semakin menumbuhkan rasa cinta yang semakin dalam. Yah, itulah yang kurasa. Yang tak akan kau rasa jika tidak mengalaminya sendiri. 

Fa bi’ayyi aalaa’i robbikumaa tukadzdzibaan. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. Ar Rahman)

#ODOPOKT4

4 comments:

  1. Maa syaa Allaah. Nikmat Allaah memang nggak terhingga ya mbak. Dia selalu mencukupi keperluan kita. Bahkan yang tak kita minta sekalipun. Pun dengan keinginan yang hanya kita ucapkan dalam hati. Dia mendengarnya dan memperkenankannya. "Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan"... #harusbanyak2bersyukur

    ReplyDelete
  2. Saya habis kena Bell's Palsy sehingga setengah wajah tidak bisa digerakkan dan tidak bisa senyum..

    Saat itu saya merasakan betapa besarnya nikmat dari Allah SWT meskipun hanya sebuah senyuman saja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Subhanallah, semoga Allah melimpahkan kesehatan dan dijauhkan dari segala penyakit.

      Delete

Menghidupkan Kembali Rasa Kemanusiaan Yang Mati

Judul                : Sepotong Roti di Langit Tragedi Penulis              : Nia Hanie Zen, dkk. Penerbit            : Iluvia ...